Pasbar Raih Skor Tertinggi Penanganan Stunting Tingkat Provinsi, Berikut Rekomendasi dari Provinsi

oleh -
Ilustrasi Stunting. [canva]

PASAMANBARAT, SR – Raih skor tertinggi penanganan stunting (gagal tumbuh) tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Pasaman Barat (Pasbar) akan melakukan beberapa tindak lanjut.

“Benar, kami Pasbar mendapat skor tertinggi berdasarakan penilaian dari Pemprov Sumbar melalui Bappeda Provinsi dalam penanganan stunting. Kita raih juara 1,” ujar Kepala Bappeda Pasaman Barat Jon Hendri didampingi Kabid Sosbud Sasmita Siregar, Senin (20/9).

Baca Juga: Tugu Peringatan Bagindo Aziz Chan Rencana Dirubah Bertingkat, Ada Museum Edukasi Perjuangan Kemerdekaan

Ia mengatakan, Pasbar melampaui pencapaian beberapa daerah lain, seperti Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Solok.

“Raihan ini kita peroleh berkat keterpaduan dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” tuturnya.

Dijelaskannya, angka stunting yang paling dominan hampir ada pada semua jorong di Pasaman Barat. Berdasarkan kajian ilmiah itu disebabkan 70 persen masalah air minum, sanitasi, pola asuh, dan sosial ekonomi.

“Sementara akibat kurang gizi atau atau kesehatan hanya berkisar 30 persen,” tuturnya.

Lanjutnya, untuk meningkatkan kualitas dan kinerja dari pelaksanaan Aksi konvergensi penurunan stunting ada beberapa rekomendasi dari Bappeda Pemprov Sumbar secara umum maupun untuk masing-masing Kabupaten lokus prioritas.

“Pertama, membangun dan memperkuat komitmen Kepala Daerah sebagai strategi utama dalam mendukung target percepatan penurunan prevalensi stunting di Sumbar pada tahun 2024 sesuai dengan target nasional yaitu 14 persen,” katanya.

Kedua, katanya menjamin dukungan ketersediaan anggaran untuk pelaksanaan intervensi sensitive dan spesifik pada perangkat daerah sesuai dengan peran masing-masing yang dikoordinasikan oleh Bappeda Kabupaten Kota.

“Lalu ketiga, mempertajam tagging dan tracking anggaran dari masing-masing Kabupaten lokus prioritas sehingga dapat memastikan seluruh intervensi terdanai dan dilaksanakan pada lokasi prioritas,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.