Pelaku Pengawet Binatang Langka Ditangkap di Padang Panjang, Ini Temuan Barang Bukti BKSDA Sumbar

oleh -
Konferensi Pers BKSDA Sumbar, Jumat (17/6). [ist]

PADANG, SuaraRantau.com Tim Gabungan Balai Penegakan Hukum KLHK Wilayah Sumatera, BKSDA Sumbar bersama jajaran Polda Sumbar berhasil menangkap W (74). Pelaku diduga melakukan Opesetan atau pengawet bagian tubuh satwa dilindungi di Indonesia.

“W kami tangkap di rumahnya di Kelurahan Balai-balai, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Selasa (31/5) lalu,” ungkap Kepala BKSDA Sumbar, Ardi Andono, Jumat (17/6) dalam keterangan persnya.

Disebutkannya, dari tangan pelaku tim mengamankan 30 jenis barang bukti berupa Opsetan dan bagian satwa dilindungi.

Baca Juga: Sudah 7 Hari Tidak Ditemukan, Pencarian 1 Korban Hanyut di Sungai Bangek Balai Gadang Kota Padang Dihentikan

“Selanjutnya pelaku akan kami lakukan pemeriksaan oleh Penyidik Gakkum LHK, sedangkan barang bukti akan dititipkan serta dilakukan identifikasi jenis oleh BKSD Sumbar,” katanya.

Dijelaskan Ardi Andono, awalnya penangkapan pelaku berawal dari operasi penertiban peredaran dan perniagaan tumbuhan dan satwa liar, lalu tim melakukan pemeriksaan tehadap tempat kerja pengawetan satwa milik W di rumahnya di Kelurahan Balai-balai.

“Dari hasil itu tim merasa curiga atas tempat tersebut, maka tim melakukan pengeledahan. Dan hasilnya dari pengeledahan itu ditemukan satwa dilindungi dalam keadaan mati berupa Opsetan berbentuk kulit dan bagiannya,” jelasnya.

Baca Juga: Sempat Berbohong dan Melawan, Pelaku Curanmor Ditembak Polisi di Kayu Kalek Kota Padang

Ditambahkannya, selain barang bukti berupa Opsetan tersebut, pihaknya juga mengamankan surat izin penitipan satwa yang dimiliki pelaku yang telah dicabut pemerintah.

“Untuk saat ini berdasarkan pemeriksaan, W ditetapkan jadi tersangka dan dan dijerat dengan Pasal 21 ayat (2) huruf b dan d jo. Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda maksimal 100 juta rupiah,” pungkasnya.

Baca Juga: Tim Rajawali Satresnarkoba Polresta Padang Ringkus Pengedar Sabu di Dalam Warung

Adapun Barang Bukti Yang Disita:

  1. Macan dahan (Neofelis Nebulosa) sebanyak 2 (dua) ekor.
  2. Simpal sumatera (Presbytis Nelalophos) sebanyak 2 (dua) ekor.
  3. Kankareng perut putih (Anthracoceros Albirostris) sebanyak 1 (satu) ekor.
  4. Rangkong badak (Bucheros Rhinoceros) sebanyak 1 (satu) ekor tidak berkepala.
  5. Trenggiling (Manis Javanica) sebanyak 1 (satu) ekor.
  6. Kepala Rusa (Cervus Unicolo) sebanyak 5 (lima) buah.
  7. Tanduk Rusa (Cervus Unicolor) sebanyak 1 (satu) pasang.
  8. Tengkorak kepala rusa (Cervus Unicolor) sebanyak 3 (tiga) buah.
  9. Kepala Kijang (Muntiacus Muntjak) sebanyak 2 (dua) buah.
  10. Kangguru Pohon (Dendrologus Inustus) sebanyak 1 (satu) ekor.
  11. Elang Pana (Miluus Migrans) sebanyak 1 (satu) ekor.
  12. Kucing hutan (Prionailurus Bengalensis) sebanyak 1 (satu) ekor.
  13. Kambing Hutan (Capricornis Sumatraensis) sebanyak 1 (satu) ekor.
  14. Kucing Mas (Captopuma Teminkii) sebanyak 1 (satu) ekor.
  15. Rangkong/Julang (Rhyliceros Undulates) sebanyak 1 (satu) ekor.
  16. Siamang (Sympalangus Syndactylus) sebanyak 1 (satu) ekor.
  17. Binturong (Arctictis binturong) sebanyak 1 (satu) ekor.
  18. Bajing terbang (Lomys Horsfield) sebanyak 1 (satu) ekor.
  19. Belangkas besar (Tachypleus Gigas) sebanyak 1 (satu) ekor.
  20. Tritan terompet (Charania Intonis) sebanyak 2 (dua) ekor.
  21. Moluska nautilus (Nautilus Pompilius) sebanyak 1 (satu) ekor.
  22. Kulit macan dahan (Neofelis Nebulosa) utuh sebanyak 1 (satu) lembar sudah diawetkan.
  23. Kulit kucing mas (Caplopuma Teminkii) utuh, sebanyak 1 (satu) lembar sudah diawetkan.
  24. Potongan Kulit Harimau Sumatera (Phanthera Tiggris Sumatrae) sebanyak 46 lembar kecil.
  25. Potongan tulang Kerangka Harimau (Phanthera Tiggns Sumatre) sebanyak 1 (satu) ekor utuh tulang.
  26. Kulit Siamang (Sympalangus Syndactylus) diletakkan dalam ember warna sebanyak 1 (satu) lembar potong kulit. [imk]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.