Pemprov Sumbar Beri Kebijakan Pemutihan Denda Pajak dan Bea Balik Nama Kendaraan

oleh -
Ilustrasi Kendaraan Bermotor. [ist]

PADANG, SR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) memberikan pemutihan denda pajak dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB).

Pemutihan berlaku selama dua bulan, dari tanggal 15 Oktober hingga 15 Desember 2021.

Untuk pembayaran dapat dilakukan pada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Satu Atap (Samsat) di Sumbar.

Baca Juga: Anggota DPRD Padang Elly Thrisyanti Bantu 5.000 Ekor Benih Ikan Nila untuk Warga

“Ini dalam rangka relaksasi bagi masyarakat yang baru saja dilanda pandemi covid-19,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumbar, Zaenuddin Kamis (14/10).

Dikatakannya, keringanan itu untuk denda administrasi pajak. Denda bagi pemilik kendaraan bermotor yang terlambat membayar pajak. Atau yang menunggak pajak kendaraan bermotor.

“Kita memahami minimnya daya beli masyarakat membuat perekonomian menjadi lesu. Jelas ini juga berpengaruh pada ketaatan masyarakat membayar pajak. Untuk itu kita berikan keringanan dalam membayar pajak,” jelasnya.

Dengan memberikan pemutihan tambahnya, denda itu diharapkan pemilik kendaraan bermotor kembali membayar pajak. Kemudian untuk pemilik kendaraan yang belum atas nama sendiri, juga dapat melakukan balik nama.

Baik itu untuk plat kendaraan yang no BA, juga untuk sama-sama plat BA.

“Untuk bea balik nama juga kita bebaskan, baik untuk plat nomor Sumbar maupun dari luar Sumbar, seperti dari plat B ke BA,” terangnya.

Dengan menghapuskan denda pajak tersebut masyarakat dapat dimudahkan.

Sebab, denda untuk keterlambatan membayar pajak tersebut cukup besar, yakni 2 persen dari harga/bulan. Jika terlambat satu tahun , maka dendanya mencapai 24 persen pertahun.

Begitu juga dengan BBNKB, nilainya juga meringankan masyarakat dengan ketika bea itu dibebaskan. Karena, tanpa pemutihan, pemilik kendaraan bermotor akan dikenakan 1 persen dari harga kendaraan untuk bea balik nama.

Artinya, jika sepeda motor nilainya Rp20 juta maka bea balik namanya mencapai Rp200 ribu.

Begitu juga dengan nilainya lebih mahal, seperti mobil dengan harga Rp500 juta, maka bea balik namanya bisa dikenakan Rp5 juta untuk bea balik nama. Dengan dibebaskan, maka bea itu digratiskan selama dua bulan ke depan. [imk]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.