Penerimaan PPDB Sistem Zonasi Timbulkan Kegaduhan, Berikut Solusinya Menurut Anggota DPRD Padang

oleh -
Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Mastilizal Aye

PADANG, SuaraRantau.Com–Penerimaan siswa baru secara zonasi melalui Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) selalu menimbulkan kegaduhan. Kecurangan, dianggap rentan terjadi saat proses penerimaan siswa melalui zonasi.

Berbagai isu timbul seperti, usia yang belum cukup, anak pejabat, anak yang mempunyai bekingan yang dapat di terima di sekolah, acap menjadi buah bibir orang tua yang akan menyekolahkan anaknya.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye mengatakan masalah yang terjadi saat memasukkan anak sekolah hari ini di Kota Padang, tentunya tidak serta merta dapat diselesaikan semaksimal mungkin.

Baca Juga: Kata Jokowi, Pembangunan Dasar IKN Telah Dimulai, Juli juga Dibangun Jalan Utama dari Tol Balikpapan

Aye menilai, selalu timbul masalah baru ketika masalah lama telah terselesaikan saat penerimaan siswa baru SMP di Kota Padang.

“Kita lihat lagi, tahun sebelumnya, ketika sistem PSB Online dengan jalur prestasi, banyak orangtua yang mendaftarkan anaknya di sekolah favorit. Namun terjadi permasalahan saat itu malah anak-anak di sekitar lingkungan sekolah yang nilainya tidak sampai, sulit masuk sekolah tersebut,” ungkapnya, Rabu (22/6).

“Kemudian diubah sistem zonasi, sehingga siswa yang di lingkungan terdekat dapat ditampung. Namun muncul pula masalah lainnya seperti anak-anak yang tinggal di blind zone, kesulitan mencari sekolah. Tentu dari Dinas Pendidikan Kota Padang dan Pemko Padang tidak bisa serta merta menyelesaikan masalah semaksimal mungkin. Masalah akan selalu ada,” ucapnya.

Berdasarkan persentase, Ia menyebut siswa SD yang tamat jumlahnya lebih dari 14 ribu siswa. Sedangkan daya tampung SMP yang ada sekitar 8.000 siswa.

“Tentu tidak bisa juga semuanya masuk sekolah negeri, ada yang akhirnya di swasta. Kemudian sekolah-sekolah di bawah Kemenag seperti MTSN, pesantren,” ujarnya lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.