Pergaulan Bebas Marak di Sumbar, LKAAM Desak Revitalisasi Peran Pemangku Adat

oleh -
Sekretaris LKAAM Sumbar, Jasman Rizal Dt. Bandaro Bendang

PADANG, SuaraRantau.Com–Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) menilai revitalisasi pemangku adat (Ninik Mamak) mendesak untuk segera dilakukan. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi pergaulan bebas yang marak di Sumatera Barat (Sumbar).

“Kita mendorong peran Ninik Mamak dimaksimalkan kembali. Agar bisa mengawasi anak kemenakan. Sehingga tidak terjebak dalam pergaulan bebas,” tegas Sekretaris LKAAM Sumbar, Jasman Rizal Dt. Bandaro Bendang di Padang, Rabu (25/1)

Jasman mengaku sangat miris melihat pemberitaan saat ini. Hampir setiap minggu ada generasi muda yang bukan muhrim tertangkap oleh Satpol PP di penginapan dan tempat-tempat kos.

Hal itu, menurutnya, karena kurangnya bekal dari generasi muda serta lemahnya pengawasan orang tua dan ninik mamak.

Baca Juga: Bertemu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar, Ketua DPRD Ajak Perang Terhadap Perilaku Menyimpang Ini

“Dulu generasi muda yang akan merantau untuk menuntut ilmu telah memiliki bekal yang matang secara agama dan nilai-nilai budaya. Bekal itu didapat dari orang tua dan ninik mamak. Sekarang hal itu mulai lemah,” ungkapnya.

Jasman menyebut, pihaknya bersama Ketua LKAAM dan jajaran tengah menyusun program untuk merevitalisasi kembali peran Ninik Mamak sebagai langkah antisipasi.

Salah satu peran Ninik Mamak yang digambarkan dalam falsafah, anak dipangku kamanakan dibimbing, perlu dihidupkan dan diimplementasikan kembali.

“Seorang Ninik Mamak harus ikut mengawasi anak kemenakannya. Tanyakan kabar, telpon untuk mengetahui kondisi anak kemenakan sehingga potensi pergaulan bebas itu bisa diminimalkan,” katanya.

Peran Ninik Mamak itu, menurutnya, tidak hanya untuk mengantisipasi pergaulan bebas, namun juga persoalan sosial lain. Seperti penyalahgunaan narkoba dan LGBT. “Dua persoalan ini juga marak di Sumbar,” katanya.

Dalam beberapa bulan terakhir Satpol PP dari beberapa daerah di Sumbar mengamankan anak muda bukan muhrim di penginapan dan tempat-tempat kos.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.