Periksa Keabsahan Keanggotaan, Sekjend LVRI Kunjungi Sumbar 9 Desember 2021

oleh -
Menyambut kedatangan Sekjend LVRI tersebut, DPD LVRI Provinsi Sumbar menggelar rapat yang difasilitasi PPM yang merupakan organisasi yang dibentuk oleh LVRI, Sabtu (28/11) di Padang.

PADANG, SuaraRantau.Com–Sekjend Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) rencananya berkunjung ke Sumbar pada 9 Desember 2021 nanti. Menyambut kedatangan Sekjend LVRI tersebut, DPD LVRI Provinsi Sumbar menggelar rapat yang difasilitasi oleh Pemuda Panca Marga (PPM) yang merupakan organisasi yang dibentuk oleh LVRI.

Ketua PPM Provinsi Sumbar, Wahyu Iramana Putra menjelaskan, selaku organisasi yang dilahirkan oleh LVRI, PPM berkewajiban memberikan fasilitas dalam setiap kegiatan yang dilakukan LVRI.

Baca Juga: Inilah Masalah Mendasar Keterbukaan Informasi di Sumbar Menurut Pengamat dari Unand

“Kita selaku organisasi yang dilahirkan oleh LVRI, berkewajiban untuk memberikan fasilitas kepada LVRI. Oleh karena itu, rapat dalam menyambut kedatangan Sekjen LVRI kita fasilitasi di Cafe Taman Pucuk Merah, Gunung Pangilun, Padang,” ucapnya, Sabtu (28/11)

Ketua DPD LVRI Sumbar Kolonel (Purn) Amir Syarifuddin menjelaskan DPD LVRI Sumbar akan kedatanganan Sekjend DPP LVRI, Marsda TNI (Purn) FX. Soejitno pada 9 Desember nanti. Dalam kunjungan Sekjend LVRI berserta rombongan akan melakukan konsolidasi terhadap organisasi.

Selain itu, akan melakukan pemeriksaan terhadap keabsahan dari Anggota LVRI di 19 kota/kabupaten di Sumbar. “Kunjungan tersebut bersifat konsolidasi. Selain itu, Sekjen akan melakukan pemeriksaan terhadap keabsahan anggota LVRI di daerah” ucapnya.

Amir Syarifuddin menjelaskan, saat ini isu yang beredar anggota LVRI tidak berasal dari veteran. “Oleh karena itu LVRI Sekjen turun langsung untuk mengecek kebenarannya. Yang jelas, permasalahan ini menyangkut tunjangan veteran. Salah satu kasus, tanggal lahir yang di palsukan,” ucapnya.

Amir Syarifuddin menjelaskan juga, veteran tersebut terbagi dalam tiga criteria. Yakni, veteran pejuang kemerdekaan, veteran Trikora, veteran Dwikora, dan veteran perang Timor Timur dari tahun 1975 hingga Juni 1976.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.