Perjalanan Hidup Nevi Zuairina Dituangkan dalam Buku Memoar Berjudul “Energi Bundo Kanduang”

oleh -
Anggota DPR RI, Nevi Zuairina bersama suami, Mantan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat peluncuran buku Memoar Hj. Nevi Zuairina berjudul “Energi Bundo Kanduang”, Sabtu (4/9) di Gedung Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumbar.

PADANG, SR–Buku Memoar Hj. Nevi Zuairina berjudul “Energi Bundo Kanduang”, baru saja diluncurkan, Sabtu (4/9) di Gedung Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumbar.

Buku setebal 263 halaman itu, dengan Kata Pengantar Puan Maharani dan Editor Wartawan Senior, Eko Yanche Edrie dan Devi Diany.

Hj Nevi Zuairina yang saat ini sebagai Anggota DPR RI, mengatakan, buku memoar tentang dirinya tersebut akan hadir di Perpustakaan Daerah Sumbar, yang merupakan tempat gudangnya ilmu pengetahuan.

“Tentu tempat ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk bisa pintar,” ucap Nevi Zuairina pada kegiatan yang bersamaan dengan Launching Irwan Prayitno Corner di Gedung Perpustakaan Daerah Sumbar itu.

Baca Juga: Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar Luncurkan Irwan Prayitno Corner

Nevi Zuairina mengatakan, sebagai Istri Mantan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dan Anggota DPR RI, begitu banyak pengalaman pribadi dari kecil hingga sekarang yang perlu disampaikan.

“Lebih cepat lebih baik mengambil momentum. Selama 10 tahun terakhir mendampingi gubernur banyak hal yang indah yang perlu sampaikan,” ungkapnya.

“Legacy yang saya miliki diharapkan banyak manfaat untuk jadi pelajaran. Buku catatan perjalanan hidup ini, saya dedikasikan untuk siapa saja. Khususnya penerus saya sebagai Ketua PKK, Ketua Dekranasda dan jabatan lainnya yang pernah saya pegang,” ucapnya.

Untuk menyelesaikan buku ini, butuh lebih dua tahun. Karena Nevi Zuairina mengaku dirinya harus menghimpun satu per satu catatan perjalanan hidupnya. “Saya berterima kasih kepada Eko Yanche Edrie dan Devi Diany yang dengan sabar menunggu catatan-catatan saya untuk diedit,” ucapnya.

Pada hari peluncuran, buku tersebut dicetak 100 buah dan langsung habis. “Buku ini akan dicetak lagi,” ucapnya.

Editor Buku Memoar Hj. Nevi Zuairina berjudul “Energi Bundo Kanduang”Eko Yanche Edrie mengatakan, buku ini dikerjakan sangat lama. Dunia perbukuan menurutnya dunia para wartawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.