Polda Sumbar Tegaskan Tidak Ada Larangan Mudik Lokal pada Lebaran Tahun ini

oleh -
Kapolda Sumbar, Irjend Pol Toni Harmanto saat Dialog Interaktif Pemprov Sumbar dengan Pemerintah Kabupaten/Kota Menghadapi Pandemi Covid-19, Jumat (7/5) di Mapolda Sumbar.

PADANG, SR–Menghadapi mudik Lebaran tahun ini, Polda Sumbar pastikan tidak ada pelarangan bagi masyarakat yang akan melakukan aktivitas mudik antar kabupaten/kota di Provinsi Sumbar.

“Mudik lokal tidak masalah. Tidak ada larangan masyarakat mudik antar kabupaten/kota di Sumbar,” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol, Satake Bayu, Jumat (7/5).

Dengan tidak dilarangnya mudik lokal, maka Polda Sumbar, kata Satake tidak mendirikan pos penyekatan di perbatasan kabupaten/kota. Namun, pihaknya mendirikan pos pengamanan dan pelayanan untuk memantau aktivitas mudik.

Meski begitu, Satake mengimbau masyarakat yang akan melakukan aktivitas mudik Lebaran, agar selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di manapun berada. “Meski tidak dilarang, protokol kesehatannya harus tetap diterapkan. Nanti akan pantau penerapan protokol kesehatan tersebut,” pungkasnya.

Satake menambahkan, pihaknya bersama dengan pemerintah daerah dan instansi lainnya menyekat perbatasan Provinsi Sumbar dengan provinsi lainnya untuk mengantisipasi mobilitas pemudik.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Covid-19 di Tengah Masyarakat Melalui Program Nagari Tageh

Ada sebanyak 10 pos penyekatan yang didirikan pihaknya di tujuh kabupaten/kota di Sumbar. Hingga hari pertama pelarangan mudik pada Kamis (6/5) kemarin, 165 kendaraan telah dipaksa putar balik oleh pihak. “Dari 165 kendaraan itu, ada 3.263 orang pemudik yang kami temukan akan memasuki Sumbar,” katanya.

Terpisah, Kapolda Sumbar, Irjend Pol Toni Harmanto memberikan penghargaan kepada tiga daerah yang berhasil melakukan pencegahan dan menekan angka penyebaran Covid-19, Jumat (7/5) di Mapolda Sumbar.

“Melalui sinergisitas antar seluruh pemangku kepentingan di tiga daerah ini, berhasil menurun angka Covid-19 atau bisa mempertahankan status zonanya. Yaitu Kota Pariaman, Kota Bukittinggi dan Kota Padang Panjang,” tukas Toni Harmanto.

Toni Harmanto berharap masyarakat untuk bisa terus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 untuk mencapai zona hijau dan mempertahankan zona hijau. Masyarakat diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan dan selalu menggunakan masker saat keluar rumah.(ktk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.