Produk Budaya 3 Desa di Siberut Selatan Kepulauan Mentawai Dipamerkan di UNP

oleh -
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah meninjau hasil produk kebudayaan tiga desa di Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dipamerkan di UNP selama tiga hari mulai, Rabu hingga Jumat (18-20/8).

PADANG, SR–Hasil produk kebudayaan tiga desa di Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai dipamerkan di Ball Room Universitas Negeri Padang (UNP) selama tiga hari mulai, Rabu hingga Jumat (18-20/8).

Pameran produk kebudayaan asal kabupaten kepulauan ini bertujuan untuk mendukung program pengembangan ekowisata di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

“Mentawai merupakan salah satu tujuan wisata yang memiliki sangat banyak pesona di Sumbar. Selama ini sebagian besar wisatawan asing tersedot ke daerah ini. Dengan pengembangan ekowisata, pilihan wisatawan akan lebih beragam,” kata Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, saat menghadiri pembukaan pameran di UNP, Rabu (18/8).

Menurutnya, dengan pilihan yang beragam tersebut diharapkan wisatawan akan tinggal lebih lama di Kepulauan Mentawai. Sehingga perekonomian masyarakat bisa bergerak dengan cepat yang pada akhirnya juga akan menguntungkan daerah.

Baca Juga: Viral Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Solok Ricuh, Netizen: Wakil Rakyat Seharusnya Merakyat

Ia mengatakan pariwisata adalah salah satu program unggulan yang masuk dalam RPJMD Sumbar 2021-2026. Sehingga sangat sejalan dengan pengembangan ekowisata yang sedang dikembangkan.

Mahyeldi Ansharullah juga mengapresiasi UNP yang telah bersedia memfasilitasi pemeran untuk memperkenalkan produk hasil kekayaan budaya masyarakat Siberut Selatan.

Mahyeldi Ansharullah juga mengingatkan, dalam masa pandemic Covid-19, pengembangan pariwisata tidak bisa dilepaskan dari kewajiban penerapan protokol kesehatan (prokes). Dengan prokes, perekonomi bisa tetap berjalan untuk menopang kesejahteraan masyarakat.

Manager Proyek dari Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti Jakarta, Drs. Rina Suprina mengatakan, sebelum memutuskan Taman Nasional Siberut sebagai lokasi pengembangan ekowisata, ada opsi lain yang dimiliki yaitu Taman Nasional Leuser.

Namun setelah riset dan pengumpulan data, diputuskan memilih Taman Nasional Siberut tepatnya di Siberut Selatan. Ada lima desa yang berada di Siberut Selatan. Namun setelah pengkajian lebih dalam maka dipilih tiga desa untuk diberikan pembinaan dan pendampingan dalam pengembangan ekowisata sebagai penunjang Taman Nasional Siberut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.