Proses Hukum Penerima Bansos Dampak Covid-19 yang Tidak Berhak

oleh -
Anggota DPRD Kota Padang, Budi Syahrial

PADANG, SR–Hal yang ditakutkan amburadulnya penyaluran bantuan sosial (bansos) Covid-19 di Kota Padang telah di ingatkan jauh-jauh hari oleh Anggota DPRD Kota Padang, Budi Syahrial kepada Pemko Padang.

“Kita telah mengingatkan Pemko Padang jauh-jauh hari. Sebelumnya kita telah mengingatkan soal data warga yang terdampak Covid-19, saat rapat bersama tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Padang terkait perkembangan penanganan wabah Covid-19 di Kota Padang akhir bulan lalu hingga pukul 02.00 dini hari,” ucapnya.

Lebih lanjut, jika didapati penerima bansos berasal dari orang-orang yang mapan. Sedangkan warga miskin yang terdampak Covid masih tidak menerima bantuan. Budi menyarankan pihak kepolisian harus bertindak dengan cepat.

Bagaimanapun penyalahgunaan bantuan bencana merupakan pelanggaran hukum yang dapat di jerat hukum. Hal ini tertuang dalam pasal 78 UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Baca Juga: Targetkan 29 Mei Padang Bebas Covid-19, Gelar Aksi Hijaukan Kelurahan Zona Merah

“Bahwa, pasal tersebut menjelaskan bahwa setiap orang yang dengan sengaja menyalahgunakan pengelolaan sumber daya bantuan bencana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65, dipidana dengan pidana penjara dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat tahun atau paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp6 miliar atau denda paling banyak Rp12 miliar,” terangnya.

Selanjutnya Budi meminta tim verifikasi dalam hal penyaluran bantuan dapat menjelaskan, kenapa orang mapan menerima bantuan, dan kenapa orang yang patut mendapat bantuan tidak mendapat bantuan. Penjelasan ini harus dilakukan tim verifikasi tertulis dan ditempel di kelurahan dan kecamatan.

“Tim verifikasi harus bertanggungjawab secara hukum dan bisa memberikan penjelasan yang di tempel di kelurahan dan kecamatan,”tegasnya.(ktk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.