Respon Kasus Kakak Beradik Korban Cabul di Padang, Gubernur Sumbar Instruksikan Hal Ini

oleh -
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah. [biro adpim]

PADANG,SuaraRantau.com –  Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah sangat prihatin atas kejadian dugaan pencabulan yang terjadi kepada dua bocah di bawah umur di Kota Padang.

Karena itu, ia meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar segera mendetilkan persoalan itu dan melakukan perlindungan terhadap kedua korban.

“Kejadian ini merupakan peristiwa yang dilarang agama dan bertentangan budaya masyarakat Sumbar yang berlandasan Adat Basandi Syarak- Syarak Basandi Kitabullah,” katanya, Kamis (17/11).

Baca Juga: Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Pramakarya Tahun 2021

Mahyeldi juga meminta Pemko Padang dan kepala daerah lainnya di Sumbar agar  melakukan pengawasan intens soal prilaku -prilaku menyimpang yang tidak sesuai dengan budaya, agama diwilayah kerja masing-masing dan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Kami mengapresiasi kepada masyarakat yang melaporkan dan berterima kasih pihak kepolisian yang telah melakukan tindak cepat sesuai aturan berlaku,” bebernya.

“Persoalan ini amat memilukan kita, kepada semua pelaku agar dituntut sesuai aturan yang berlaku. Dan meminta semua komponen daerah, para dai, alim ulama, forum ninik mamak dan cerdik pandai, Tigo Tungku Sajaranga   dan Bundo Kanduang memberikan perhatian terhadap daerah-daerah yang rawan krisis moral seperti ini,” himbau Mahyeldi.

Gubernur Sumbar turut mengajak masyarakat saling meningkatkan kepedulian dan memperhatikan dilingkungan tempat tinggal masing-masing. Perlu secepatnya  dilaporkan setiap kegiatan prilaku menyimpang kepada pihak berwajib dan menjadi perhatian kita bersama.

Sebelumnya, Polresta Padang mengamankan pelaku yang diduga melakukan pencabulan kepada anak di bawah umur.

Kasus dugaan pencabulan kali ini membuat heboh warga Kota Padang. Pasalnya, korban pencabulan itu merupakan kakak dan adik yang masih di bawah umur. Yang lebih mirisnya, perbuatan dilakukan keluarganya sendiri dan tetangganya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.