Mahasiswa dan Keluarga Karyawan Poltekkes Kemenkes Padang Divaksin Covid-19

oleh -
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah meninjau pelaksanaan vaksinasi mahasiswa dan keluarga karyawan Poltekkes Kemenkes Padang, Rabu (7/7) di Kampus Poltekkes Kemenkes Padang.

PADANG, SR–Lebih kurang 600 mahasiswa dan keluarga karyawan Poltekkes Kemenkes Padang melakukan vaksinasi Covid-19, Rabu (7/7) di Kampus Poltekkes Kemenkes Padang.

Vaksinasi ini diagendakan berlangsung dua hari. Setelah vaksinasi terhadap mahasiswa dan keluarga karyawan selesai, Poltekkes Kemenkes Padang akan membuka vaksinasi gratis terhadap warga sekitar Kampus Poltekkes Kemenkes Padang setiap hari Jumat.

Direktur Poltekkes Kemenkes Padang, Burhan Muslim mengatakan, meskipun vaksinasi belum sebuah kewajiban, namun pihaknya mendorong semua civitas akademi dan keluarganya untuk divaksin.

Baca Juga: Danrem 032/Wirabraja: Tingginya Angka Positif Covid-19 di Sumbar Karena Lemahnya Penerapan Prokes

“Vaksin memang bukan satu-satunya jalan untuk memiliki imun yang kuat. Asalkan bisa terus menjaga hati, mengkonsumsi makanan dan minuman yang memperkuat imun. Istirahat cukup, menjaga jarak, memakai masker dengan benar, dan selalu mencuci tangan setelah memegang benda, maka kontiniutas tindakan dan sikap mawas diri tersebut sudah mampu mengantisipasi masuknya Covid-19 ke dalam tubuh,” ujar Burhan Muslim.

Lebih lanjut, Burhan Muslim menambahkan, sebagai bahagian dari Kemenkes, Poltekkes menyiapkan mahasiswa sebagai corong dalam hal sosialisasi vaksin yang dilakukan oleh pemerintah.

“Mahasiswa kita berjumlah 2.300 orang, kita menyiapkan mahasiswa ini dapat mempromosikan dan menangkal hoak yang berkembang tentang vaksin di tengah-tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara, Gubernur Sumbar Mahyeld Ansharullah menjelaskan persentasi masyarakat yang ikut vaksin di Sumbar saat ini terus meningkat.

“Saat ini masyarakat berbondong-bondong melakukan vaksinasi. Pertemuan dengan Kapolda Sumbar menjelaskan vaksinasi yang sudah dilaksanakan Polda Sumbar sudah tercapai 85 persen. Apalagi pada saat ini masyarakat berminat untuk di vaksin,” ucapnya.

Mahyeldi Ansharullah menyebut stok vaksin untuk Provinsi Sumbar itu masih mencukupi setelah mendapatkan tambahan dari pemerintah pusat. Karena itu vaksinasi bisa terus digencarkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.