Sebanyak 761 Mahasiswa Universitas Baiturrahmah Ikuti KKN ke Pesisir Selatan dan Tanah Datar

oleh -
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah melepas keberangkatan 761 Mahasiswa Unbrah, yang menjalani KKN-USR dan KKN Kebencanaan ke Kabupaten Pessel serta Tanah Datar. Foto: Ari/Biro Adpim Sumbar

PADANG, SuaraRantau.Com–Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melepas keberangkatan 761 Mahasiswa Universitas Baiturrahmah (Unbrah), yang menjalani Kuliah Kerja Nyata-University Social Responsibility (KKN-USR) dan KKN Kebencanaan ke Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) serta Tanah Datar.

Diharapkan, peserta KKN dapat mengimplementasikan ilmu yang dimiliki untuk mendatangkan manfaat bagi masyarakat.

“Dengan menjalani KKN, rekan-rekan sekalian akan berinteraksi langsung dengan masyarakat, melalui program-program yang telah dirancang untuk diaplikasikan di setiap daerah tujuan KKN,” ujar Mahyeldi di Auditorium Unbrah, Senin (8/7).

Peserta KKN, sambung Mahyeldi, harus menyadari di lokasi KKN akan ditemukan banyak pandangan dan pola pikir dari masyarakat, yang mesti dihadapi dengan kedewasaan berpikir dan bertindak oleh mahasiswa. Sehingga, kehadiran mahasiswa KKN betul-betul dirasakan melebur dengan masyarakat serta mendatangkan banyak manfaat.

Baca Juga: Tim Peneliti UNP Temukan Ikan Konsumsi di Padang Tercemar Mikroplastik, Waspadai Ancaman Kesehatan Ini

“KKN sama artinya melaksanakan dan mempraktikkan ilmu yang dimiliki di dunia nyata. Namun tak jarang, teori-teori yang diperoleh di bangku perkuliahan, justru tidak ditemukan atau tidak berlaku di kehidupan nyata. Oleh karena itu, harus pandai-pandai menempatkan diri,” ujar Mahyeldi lagi.

Menjalani KKN, disebut Mahyeldi juga bagian dari proses pembelajaran bagi para calon pemimpin masa depan. Oleh karena itu, setiap peserta KKN harus bisa optimal mengimplementasikan setiap ilmu dan pengetahuan yang dimiliki. Sehingga, kehadiran mahasiswa KKN betul-betul terasa bermanfaat bagi masyarakat.

“Terlebih, sebagian besar daerah tujuan KKN adalah daerah yang sebelumnya tertimpa bencana. Kehadiran rekan-rekan sekalian tentu sangat dibutuhkan dalam situasi pemulihan atas trauma bencana yang dialami oleh masyarakat,” kata Mahyeldi.

Sementara itu, Rektor Unbrah, Prof. Musliar Kasim, mengingatkan, KKN adalah kesempatan yang baik untuk mengasah diri bagi mahasiswa. Oleh karenanya, masa KKN harus betul-betul dimanfaatkan semaksimal mungkin, dengan kegiatan yang terencana, terstruktur, tercatat, dan terimplementasikan dengan baik.

No More Posts Available.

No more pages to load.