Sempat Mangkrak, Pembangunan Gedung Kebudayaan Sumbar Dilanjutkan 2021

oleh -15 views
Gedung Kebudayaan Sumbar yang sempat terhenti pembangunannya tahun 2020 ini, akan dilanjutkan tahun 2021 nanti

PADANG, SR–Setelah sempat mangkrak tahun 2020 ini, pembangunan Gedung Budaya Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar, kembali dilanjutkan tahun 2021.

“Tahun 2021, Insya Allah pembangunan Gedung Kebudayaan Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar dilanjutkan. Tahun 2020 ini memang tidak dilanjutkan pembangunannya, karena tidak dianggarkan dengan adanya refocusing APBD untuk penanganan pandemi Covid-19,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar, Dra. Gemala Ranti, M.Si, Kamis (15/10).

Kapankah rencana pembangunannya tuntas? Gemala mengakui dirinya sama sekali tidak tahu sampai kapan pembangunannya selesai. Namun, Gemala menegaskan, dalam kondisi apapun, pembangunannya harus dilanjutkan tahun 2021.

Baca Juga: Jelang Porprov 2021, Perpani Kota Padang Seleksi Atlet

Karena kalau tidak, akan jadi temuan dan permasalahan baru, karena tahun 2020 ini tidak dianggarkan dan tidak dilanjutkan pembangunannya. “Kita tidak tahu sampai kapan dibangun. Mungkin lebih pasnya Tanya Kepala Dinas PUPR Sumbar ya?” ujarnya.

Seperti diketahui, pembangunan Gedung Kebudayaan Sumbar terbagi tiga zona. Yakni zona A, B, dan C. Zona A telah rampung dengan menghabiskan anggaran Rp57 miliar dari APBD. Gedung zona A menjadi ruang bagi seniman dan budayawan dalam menyalurkan kreativitasnya dan juga aktivitas kesenian lainnya.

Sementara zona B yang diantaranya, gedung utama pertunjukan teater. Pembangunannya dilaksanakan 2018 dengan anggaran mencapai Rp25 miliar. Sedangkan zona C diperuntukkan sebagai Kantor Dinas Kebudayaan Sumbar dibangun terakhir, yang seharusnya selesai pada 2020.

Gedung Kebudayaan Sumbar dibangun untuk mendukung perkembangan kebudayaan dan kegiatan seni di Sumbar. Gedung yang dibangun di kawasan Jalan Samudera Pantai Padang ini, juga berfungsi sebagai shelter evakuasi, jika terjadi bencana gempa dan tsunami di Kota Padang.

Gedung ini juga memiliki arsitektur unik, karena bentuknya menyerupai kapal besar yang siap mengarungi samudera. Pada bagian tengahnya terdapat sebuah bangunan dengan atap perpaduan antara atap bagonjong dan kubah masjid. Bentuk ini menggambarkan masyarakat Sumbar yang menjunjung tinggi adat dan agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *