Sesuaikan Konteks Kekinian, Revolusi Mental Perlu Dirumuskan Kembali

oleh -34 views
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, membuka Pelatihan Bela Negara bagi Generasi Muda Kabupaten Kota se-Sumbar, di Mifan Auditorium Padang Panjang, Senin (19/10).

PADANGPANJANG, SR–Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan, bela negara merupakan wujud tanggungjawab bersama seluruh rakyat Indonesia.

“Masalah bela negara bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja tetapi semua komponen bangsa lainnya, terutama generasi muda sebagai penerus cita-cita pejuang bangsa,” ucap Irwan Prayitno, saat membuka acara Pelatihan Bela Negara Bagi Generasi Muda Kabupaten Kota se-Sumbar, di Mifan Auditorium Padang Panjang, Senin (19/10).

Pelatihan dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental Kemenko PMK RI, Nyoman Shuida, Wakil Walikota Padang Panjang, Asrul, Kepala Badan Kesbangpol Sumbar, Nazwir dan generasi muda.

Pelatihan bela negara untuk membina dan membentuk generasi muda bangsa Indonesia yang memiliki kepribadian, berakhlak mulia, disiplin, terampil, serta cerdas.

“Di samping itu, juga untuk mewujudkan generasi muda yang mempunyai sikap mental dan berkarakter, memiliki rasa cinta tanah air, serta mempererat ke-Bhinneka Tunggal Ika-an, dan memiliki kesadaran bela negara,” sambut Irwan Prayiyno.

Program Bela Negara Generasi Muda, menurut Irwan Prayitno, merupakan upaya memperkuat jati diri, sebagai anak bangsa di tengah derasnya arus informasi yang begitu cepat, dan tanpa saringan masuk ke Indonesia.

Generasi muda harus berbuat lebih banyak dan lebih bersemangat untuk kemajuan bangsa. Sehingga, identitas diri sebagai generasi muda bisa menjadi solusi dalam menyelesaikan permasalahan bangsa. “Generasi muda yang potensial merupakan tumpuan harapan, jaminan masa depan ada di tangan generasi muda. Rusak generasi muda maka rusak juga bangsa ini. Pemudanya kuat, maka negara ini kuat juga,” ujar Gubernur dengan semangatnya.

Baca Juga: Eco Enzyme Nusantara: Setahun Gerakan Merawat Bumi dari Rumah Tangga di Indonesia

Maka dari itu bela negara sangat tepat yang menjadi prioritas untuk pemuda. Untuk memiliki nasionalisme, kebangsaan dan rasa jiwa memiliki bela negara melalui pelatihan. “Saya berharap dengan pelatihan tiga hari ini, peserta dapat menjalani dengan kesungguhan, akan terbentuk jiwa nasionalisme, jiwa bela negara terhadap NKRI yang tangguh dan kuat menghadapi persoalan global saat ini. Selamat mengikuti pelatihan dan tentu kita doakan, agar sukses dalam pelatihan ini,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *