Sukses Bangun Kota Padang, Kepemimpinan Mahyeldi Didambakan Daerah Lain

oleh -15 views
Wali Kota Padang non aktif Mahyeldi saat berdialog dengan pedagang ikan.

SIJUNJUNG, SR–Kesuksesan Wali Kota Padang non aktif Mahyeldi membangun kota tidak hanya harum di Kota Padang saja. Namun, tercium sampai ke pelosok-pelosok negeri, seperti daerah pedalaman di Kabupaten Sijunjung.

Suhardi (52), seorang petani yang juga bekerja jadi tukang ojek, merasa terpanggil jiwanya ikut serta menyosialisasikan calon gubernur satu ini. ”Saya sebagai petani tidak punya harapan muluk-muluk. Saya hanya ingin Sumbar ini dipimpin seorang ulama yang mampu memajukan pertanian di Sumbar ini,” ungkap Suhardi di Sijunjung, kemarin.

Dia berharap betul Mahyeldi fokus membangun pertanian di Sumbar. ”Saya orang kecil ini, sangat berharap lakek tangan Buya Mahyeldi juga kami rasakan pula di Sijunjung ini,” ujar pria asli Sangir Batang Hari Solok Selatan beristri ke Limokoto, Kecamatan Koto VII, Sijunjung itu.

Perlu diketahui, ”lakek tangan” (karya atau kerja) Mahyeldi sangat terasa. Semua itu berbuah manis dengan menggeliatnya sektor ekonomi masyarakat di Kota Padang. Mahyeldi sudah mengubah wajah Padang dari kepesimisan menjadi kota yang optimistis, mampu berdaya saing dengan kota lain di Indonesia. Geliat perubahan itu sangat tampak dan tidak bisa didustai keberadaannya. Apalagi, dihadirkan dengan sebuah pencitraan belaka.

Baca Juga: Mahyeldi Raih Penghargaan, Wali Kota Terbaik se-Indonesia Versi Metro TV

Di bawah kepemimpinan dua periode di Kota Padang, Mahyeldi mampu membangun Pasar Raya Padang menjadi sentral perkonomian masyarakat. Tidak ada yang menyangka Mahyeldi mampu melakukan itu. Karena keberadaan Pasar Raya sebelumnya sangat menyedihkan, kumuh, kotor, terbengkalai.

Tidak mencerminkan representatif ibu kota sebuah provinsi. Hal itu berlarut-larut, terkesan dibiarkan oleh kepemimpinan sebelumnya. Mahyeldi juga mampu mengubah wajah pariwisata Kota Padang dengan tata kelola pariwisata yang sangat profesional, ramah keluarga serta mampu memadukan pariwisata dengan sektor UMKM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *