Terkait Polemik Surat Sumbangan, Pemprov Sumbar: Gubernur Hormati Proses Hukum

oleh -
Kepala Diskominfotik Provinsi Sumbar, Jasman Rizal

PADANG, SR–Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jasman Rizal mengatakan, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat ini menghormati proses hukum yang dilaksanakan Polresta Padang, terkait kasus surat permintaan donasi pembuatan buku yang menuai polemik tersebut.

“Begini. Soal surat tersebut kan sudah masuk ranah hukum. Karena sudah masuk ranah hukum, tentu kita harus menghormati proses hukumnya. Percayakan sajalah proses hukum tersebut kepada aparat penegak hukum yang kita yakini sangat profesional,” ujar Jasman Rizal, yang juga juru bicara Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, Minggu (5/9).

Apa yang diungkapkan Jasman Rizal ini menjawab alasan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah yang memilih bungkam, saat ditanyai wartawan terkait polemik kasus surat permintaan donasi yang ditandanganinya tersebut.

Baca Juga: Gubernur Mahyeldi Kagumi Karya Produk Kerajinan Masyarakat Siberut Mentawai

“Kita tidak ingin memberikan pendapat, karena dengan memberikan jawaban ataupun klarifikasi, nanti terkesan membuat opini atau penggiringan opini. Rasanya itu kurang pas,” tegas Jasman Rizal.

Pemprov Sumbar menurutnya, sangat mendukung segala upaya proses hukum yang sekarang lagi berproses di Polresta Padang. “Sekali lagi disampaikan, marilah kita hormati proses hukum oleh penegak hukum. Kita juga menghimbau semua pihak, kiranya juga dapat menghormati semua proses hukum ini,” ucapnya.

Sebelumnya, diberitakan berbagai media, Polresta Padang mendapatkan laporan dugaan penipuan menggunakan surat yag ditandatangani Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah. Kemudian kepolisian menindaklanjuti laporan tersebut.

Surat yang menjadi polemik itu terdapat kop Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumbar. Surat tersebut bernomor 005/3984/V/Bappeda-2021 tertanggal 12 Mei 2021 tentang Penerbitan Profil dan Potensi Provinsi Sumatera Barat.

“Sehubungan dengan tingginya kebutuhan informasi terkait dengan pengembangan, potensi, dan peluang investasi di Provinsi Sumatera Barat oleh para pemangku kepentingan, maka akan dilakukan penyebarluasan dan pemenuhan kebutuhan informasi tersebut dengan menerbitkan buku profil ‘Sumatera Barat Provinsi Madani, Unggul dan Berkelanjutan’ dalam versi bahasa Indonesia, bahasa Inggris, serta bahasa Arab serta dalam bentuk soft copy,” demikian tertulis dalam surat tersebut. (imk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.