Tidak Hanya Menyasar Pool Angkutan Pariwisata. BPTD Kelas II Sumbar Gelar Rampcheck di Destinasi Wisata

oleh -
BPTD Kelas II Sumbar terus menggencarkan kegiatan rampcheck yang menyasar angkutan pariwisata. Foto: Dokumentasi BPTD Kelas II Sumbar

PADANG, SuaraRantau.Com–Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Barat (Sumbar) terus menggencarkan kegiatan pemeriksaan kelaikan kendaraan (rampcheck) yang menyasar angkutan pariwisata.

Tidak hanya mendatangi pool angkutan pariwisata, BPTD Kelas II Sumbar bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Sumbar didampingi Satlantas dan Polisi Militer (PM) juga jemput bola melaksanakan rampcheck di destinasi wisata di Kota Padang.

Sama seperti hari sebelumnya, BPTD Kelas II Sumbar dan jajaran menerjunkan dua tim yang disebar ke sejumlah tempat di Kota Padang dan Padang Panjang.

Dua kota tersebut dipilih karena terdapat beberapa pool angkutan pariwisata dan memiliki beberapa destinasi yang diminati masyarakat Sumbar. Dalam hal ini, tim yang bertugas di Kota Padang melaksanakan rampcheck di Kantor PT. Kurnia Indah Trans, dan Pantai Air Manis.

Sedangkan tim yang bertugas di Kota Padang Panjang melaksanakan rampcheck di sejumlah Pool Angkutan Pariwisata, yakni, PT. KYM Trans, PT. Cantigi Qolbi Sejahtera, PT. Safira Permata Wisata, dan PT Raun Sumatera.

Baca Juga: Hadirkan Program Tebar Qurban, 71 Sapi dan 3 Kambing Kurban Disebar ke Daerah Bencana di Sumbar

Hasilnya, tim yang bertugas di Kota Padang berhasil memeriksa tiga unit angkutan pariwisata. Rinciannya satu unit kendaraan di Kantor PT. Kurnia Indah Trans, dan dua unit kendaraan di Pantai Air Manis.

Dari ketiga unit tersebut, angkutan pariwisata milik PT. Kurnia Indah Trans telah dilengkapi berkas yang sesuai peraturan, namun unit tersebut mendapat peringatan karena lampu sein tidak berfungsi, sehingga harus segera dilakukan perbaikan.

Sementara itu, satu unit angkutan pariwisata asal Kabupaten Solok yang sedang mengantar wisatawan di Pantai Air Manis juga mendapat teguran karena tidak dilengkapi palu pemecah kaca dan alat pemadam api ringan (APAR).

Hal yang sama juga didapatkan oleh satu unit angkutan pariwisata milik GM Trans yang diperiksa di tempat parkir Batu Malin Kundang karena tidak dilengkapi palu pemecah kaca, dan tidak memiliki kartu pengawasan (KP).

No More Posts Available.

No more pages to load.