Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Inilah Beda Pendekatan Siswa SMA SMK dan Pesantren

oleh -
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat mengunjungi SMAN 1 2 x 11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (28/7).

Siswa pesantren yang memenuhi syarat juga bisa dipersiapkan untuk menjadi anggota TNI atau Polri sesuai minat dan bakat.

Mahyeldi Ansharullah menegaskan kepemimpinan masa depan tidak bisa datang begitu saja. Tetapi benar-benar harus dipersiapkan. Momentumnya adalah saat ini ketika generasi muda itu masih di tingkat SMP atau SMA.

“Guru-guru harus memahami bahwa siswa yang diajar nya hari ini, dalam 10 atau 20 tahun ke depan akan menjadi pemimpin pemimpin bangsa. Karena itu mereka harus diberikan perlakuan sebagai calon pemimpin,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri menyebut secara administrasi SMA/SMK memang berada di bawah kewenangan Pemprov Sumbar. Namun, sekolah berdiri di kabupaten atau kota dan siswanya adalah masyarakat setempat.

Karena itu kepala sekolah tetap harus berkoordinasi dengan bupati dan wali kota, untuk mensukseskan tujuan pendidikan di sekolah masing-masing.

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mendukung penuh upaya Pemprov Sumbar untuk meningkatkan kualitas lulusan SMA/SMK dan pesantren di daerahnya. Karena anak-anak itulah nanti yang akan menjadi pondasi untuk kemajuan daerah.(imk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.