Touring Sosial Tipis-tipis, Komunitas Pajero Sport Ranah Minang Datangi Ponpes di Payakumbuh

oleh -
Komunitas Pajero Sport Ranah Minang Indonesia Community (Parami Indonesia Community) memberikan bantuan sosial kepada Ponpes Entrepreneur Payakumbuh, Minggu (26/9).

PAYAKUMBUH, SR–Komunitas Pajero Sport Ranah Minang Indonesia Community (Parami Indonesia Community) memberikan bantuan sosial kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Entrepreneur Payakumbuh, Minggu (26/9). Bantuan diharapkan bisa membantu para santri di tengah pandemi Covid-19.

“Kami dari Parami memberi bantuan sosial kemasyarakatan dalam rangka touring sosial tipis-tipis. Kami berharap ini bisa membantu para santri dan pondok pesantren,” ujar Ketua Parami, Nofri Yendri ST. MT, Minggu, (26/9).

Dikatakannya, tujuan dari touring sosial yang dilakukan oleh Komunitas Parami yaitu menjaga silaturahmi antara anggota pajero di Ranah Minang. Kemudian, touring sosial ini juga meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Baca Juga: Jangan Ngaku Kreatif Kalau Belum Ikutan Awesome Review Contest Bareng Galaxy A32

Nofri Yendri mengatakan, kali ini Parami melakukan touring sosial ke Kota Payakumbuh, dan memberikan bantuan untuk Ponpes Entrepreneur di Koto Baru Balai Janggo, Kelurahan Kapalo Koto Dibalai, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh.

Dikatakannya, kegiatan touring sosial tipis-tipis oleh Parami tidak hanya di Kota Payakumbuh saja, melainkan akan menyasar ke Kabupaten Kota lainnya yang ada di Sumbar. Hal ini dilakukan semata-mata untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Komunitas kami (Parami) didirikan pada 26 Juli 2021. Artinya, September ini baru berusia dua bulan. Kita membuktikan kepada masyarakat bahwa klub Pajero bukan sekedar klub untuk nongkrong atau gaya-gayaan di jalanan saja, namun kita juga bersosialisasi kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, sehingga bantuan sekecil apapun diharapkan ada manfaat bagi mereka.

“Kami memberikan bantuan uang tunai sebesar 10 juta. Kemudian, 25 karung beras, minyak goreng, mie instan, gerobak untuk berjualan, dan alat-alat masak. Semoga bermanfaat untuk para santri,” ujarnya lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.