Usulkan Rp152 Miliar, Ini yang Dibangun BPTD Wilayah III Sumbar tahun 2021

oleh -79 views
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno didampingi Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Heri Nofiardi dan Kepala BPTD Wilayah III Sumbar, Deny Kusdyana, membuka Rakornis Perhubungan Darat 2020 yang dilaksanakan BPTD Wilayah III Sumbar dan diikuti Dinas Perhubungan se-Sumbar, Senin (19/10) di Padang.

PADANG, SR–Tahun Anggaran 2021 nanti, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah III Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) telah mengusulkan anggaran sebesar Rp152 miliar. Anggaran ini 55 persen lebih dari pagu anggaran tahun 2020 sebesar Rp98 miliar.

Hal tersebut diungkapkan Kepala BPTD Wilayah III Provinsi Sumbar, Deny Kusdyana, rapat koordinasi teknis (Rakornis) Perhubungan Darat 2020 yang diikuti oleh Dinas Perhubungan (Dishub) se-Sumbar, Senin (19/10) di Pangeran Beach Hotel, Kota Padang.

Selain untuk operasional dan pemeliharaan rutin, anggaran tersebut juga akan digunakan untuk kegiatan kontraktual pembangunan dan pemeliharaan perlengkapan jalan, peningkatan pelayanan pelabuhan SDP Teluk Bungus Tahap II (selesai).

Juga ada rehabilitasi Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Lubuk Selasih dan Pembangunan Kantor BPTD Wilayah III Provinsi Sumbar.

Pada kesempatan itu, Deny juga mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno yang telah memberikan hibah lahan untuk BPTD Wilayah III Sumbar yang saat ini masih berkantor di lokasi sementara di Perumahan Lolong Belanti di Padang Utara. “Semoga lahan tersebut bermanfaat bagi BPTD untuk mendukung berbagai program pembangunan di Provinsi Sumatera Barat,” harapnya.

Deny juga menyampaikan beberapa kebijakan pemerintah pusat di Bidang Perhubungan Darat. Antara lain, tahapan penanggulangan Over Dimensi dan Over Loading (ODOL) yang diharapkan dapat dilaksanakan secara penuh pada awal tahun 2023.

“Saat ini kami di lapangan di UPPKB-UPPKB terus melakukan penegakkan hukum. Baik melalui tilang dan memperkarakan secara pidana. Untuk memberikan sockteraphy dan efek jera kepada pelanggar saat ini, kami sedang memproses P21 ke-2 terkait ODOL dan ikut serta dalam proses pidana pemalsuan e-Blue (Buku Uji),” terangnya.

Baca Juga: APBD untuk Tangani Covid-19, Gubernur: Tahun 2021 Tidak Ada Pembangunan di Sumbar

Deny juga mengungkapkan, saat ini Kementerian Perhubungan juga mendorong peningkatan pelayanan angkutan umum massal melalui Program Buy The Service (BTS). “Transformasi Terminal Tipe A, untuk di Provinsi Sumbar akan dilaksanakan di Terminal Tipe A Anak Air dengan menerapkan tata laksana pengelolaan dan pengoperasian terminal, penggunaan e-Ticketing dan kerjasama dengan UMKM dan pelaku usaha di terminal,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *