Vaksin Nusantara Perlu Didukung, Ketua DPD RI Ajak Kepala BPOM Berjiwa Besar

oleh -
Dokter Terawan Agus Putranto ketika memberikan Vaksinasi Nusantara kepada Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Foto: Biro Protokol, Humas dan Media, Setjen DPD RI.

JAKARTA, SR–Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk berjiwa besar mendukung Vaksin Nusantara yang merupakan karya anak bangsa. Dukungan dilakukan dengan memberi rekomendasi untuk dapat digunakan secara massal.

Dukungan dari BPOM tetsebut menurut LaNyalla sangat penting, mengingat informasi yang ia dapat, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dalam pertemuan dengan Komisi IX DPR RI, pada prinsipnya telah memberi dukungan.

Baca Juga: Fraksi Gerindra DPRD Padang Bakal Gunakan Hak Angket Terkait Penonaktifan Sekda

“Saya adalah relawan penelitian dari Vaksin Nusantara pada tahap II uji klinis, sejak bulan April lalu. Alhamdulillah, sampai sekarang imun saya baik. Saya sehat bugar. Lalu mengapa Kepala BPOM masih meragukan keamanan dan efektivitas Vaksin Nusantara? Saya siap memberi testimoni yang sebenar-benarnya,” kata LaNyalla, di Gedung DPD RI, Jakarta, kemarin.

LaNyalla menceritakan bahwa ia telah berbicara dan mendapat penjelasan langsung dari dokter Terawan Agus Putranto, bahwa Vaksin Nusantara itu murah dan terjangkau.

“Pak Terawan juga sudah menyampaikan ke Komisi IX DPR, bahwa dia tidak butuh dana APBN untuk melanjutkan uji ke fase berikutnya, jadi hanya tinggal goodwill pemerintah saja, khususnya BPOM,” ungkap LaNyalla.

“Saya pikir Kepala BPOM tidak perlu mencari-cari argumentasi yang intinya melarang dan menghambat upaya anak bangsa untuk memberi kontribusi kepada negaranya. Karena itu saya ajak untuk berjiwa besar. Apalagi Menkes sudah menyatakan mendukung saat hearing di DPR semalam,” pungkasnya.(rel/ari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.