Wacana Sistem Kerja Genap-Ganjil bagi ASN Pemko Padang Disorot DPRD

oleh -26 views
Anggota DPRD Kota Padang, Budi Syahrial

PADANG, SR–Rencana Pemko Padang yang akan menerapkan sistim kerja ganjil genap terhadap sejumlah OPD ketika terus meningkatnya pademi Covid-19 di Kota Padang, mendapat sorotan dari Anggota DPRD Kota Padang.

Anggota Komisi I DPRD Kota Padang, Budi Syahrial menjelaskan, penerapan sistem kerja ganjil genap, jika diterapkan tidak menganggu pelayanan maksimal untuk warga.

“Apakah konsep dari sistem ganjil genap sudah matang dan pelayanan bagi warga maksimal atau tidak? Ini perlu diperhitungkan,” ujarnya, Jumat, (16/10).

Baca Juga: Penambahan Positif Covid-19 di Sumbar Capai 340 Orang, di Padang Semakin Gawat

Budi memandang, jika klaster perkantoran telah mencapai 70 persen dari jumlah ASN yang ada di sana, barulah direalisasikan sistem ganjil-genap. “Kita berharap penerapan sistem kerja ganjil- genap tak diputuskan secepat itu,” tambahnya.

Budi berharap, ASN yang bertugas, untuk tetap jaga jarak, pakai masker dan sering cuci tangan dalam beraktivitas. Supaya penyebaran virus corona tak terjadi dan kesehatan terjamin.

“Jangan ASN pula yang tak mematuhi aturan. Itu kan tidak benar. Perwako No 49 Tahun 2020 harus diterapkan selalu. Jangan saat ngantor saja, di luar kantor juga harus,” paparnya.

Dalam melayani warga, Budi mengingatkan, warga yang datang juga harus menerapkan protocol kesehatan 3M (memakai masker mencuci tangan dan menjaga jarak). “Apabila tidak memakai masker, suruh pulang dan minta untuk menjemputnya,” tegasnya.(ktk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *