Wagub Sumbar ajak Generasi Muda Bersatu Berantas Maksiat

oleh -
Wagub Nasrul Abit saat membuka sosialisasi pencegahan perbuatan maksiat bagi mahasiswa/wi perguruan tinggi di Kota Padang, Rabu (19/6) di Hotel Grand Sari


PADANG, SR–Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit meminta mahasiswa untuk dapat membentengi diri dari perilaku yang dapat menjerumuskan dirinya kepada hal negatif.

Jika mahasiswa tidak bisa membentengi dirinya dengan nilai agama, maka mereka akan dapat dipengaruhi perilaku negatif yang ada di lingkungan sekitarnya. “Maka, pemahaman agama ini paling utama mesti ada dalam diri,” ujar Nasrul Abit, saat sosialisasi pencegahan perbuatan maksiat bagi mahasiswa perguruan tinggi di Kota Padang, Rabu (19/6) di Hotel Grand Sari.

Disebutkannya, saat ini persoalan sosial sering muncul dalam berbagai bentuk yang sangat melenceng dari nilai adat, budaya serta agama. Seperti, narkoba, maksiat, minuman keras dan perilaku menyimpang lainnya. Maka, untuk itu peranan aktif mahasiswa dalam menganalisis persoalan sosial yang kemudian di wujudkan dalam tindakan nyata untuk merubahnya kepada tatanan sosial kearah yang lebih baik.

“Untuk itu, mahasiswa juga mesti mengembangkan pengetahuan yang dimilikinya tidak hanya membentengi dirinya saja. Namun turut menyosialisasikan kepada lingkungannya terkait persoalan sosial yang melenceng belakangan pada masyarakat, apalagi mahasiswa sangat dekat dengan masyarakat dan memahami persoalan ini,” katanya.

Selain itu, kata Nasrul untuk memberantas maksiat ini perlu peran serta bersama semua elemen, baik itu pemerintah maupun masyarakat.”Semua pihak mesti bersatu, karena untuk mencegah perilaku negatif ini tidak bisa dijalankan dengan sendiri. Kita mesti bersama, sebab semakin hari perilaku negatif juga semakin meningkat. Maka, untuk itu perlu upaya dalam pencegahannya,” pungkasnya.

Turut sebagai narasumber dalam kegiatan ini Kepala Kesebangpol Sumbar, Nazwir, dan Kepala Satpol PP dan Damkar Sumbar, Dedi Prima Taulani, Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar dan peserta dihadiri mahasiswa perguruan tinggi di Kota Padang. (rel/ari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.