Wawako: Sektor Pendidikan Penggerak Kota Padang Panjang

oleh -
Wakil Wali Kota, Asrul, saat membuka acara Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal bagi Lembaga Pendidikan Formal dan Nonformal se-Kota Padang Panjang, Selasa (22/6), di Ruang Pertemuan Hotel Rangkayo Basa. Kominfo Padangpanjang

PADANGPANJANG, SR – Kota Padang Panjang bisa disebut salah satu Kota Pendidikan yang ada di Sumatera Barat (Sumbar). Diperkirakan 27 ribu pelajar dari tingkatan Paud hingga perguruan tinggi menempuh pendidikan di kota brjuluk Serambi Mekkah ini.

Suasana yang sejuk, aman dan tentram membuat daerah ini cocok untuk menuntut ilmu. Bahkan tidak hanya penduduk asli kota ini saja yang menjalani pendidikan, tetapi pelajar dari luar daerah turut andil menimba ilmu di Kota Padang Panjang.

Baca juga: PT UTSM Tawari Pemkab Solsel Kerjasama Pembangunan Pertanian dan Industri Kentang

“Karena itulah, sektor pendidikan menjadi sektor utama penggerak Kota Padang Panjang dari dulu sampai sekarang,” ungkap Wakil Wali Kota, Asrul, saat membuka acara Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal bagi Lembaga Pendidikan Formal dan Nonformal se-Kota Padang Panjang, Selasa (22/6), di Ruang Pertemuan Hotel Rangkayo Basa.

Dikatakannya, pelajar yang datang, lantaran ingin mengenyam pendidikan yang berkualitas. Lalu, sekolah-sekolah di Padang Panjang diibaratkan tanaman di tanah subur. Asal mau menyiram dan merawat, ia akan tumbuh mekar.

“Atas dasar itu semua, maka jika ada potensi investasi yang paling besar di Kota Padang Panjang, maka potensi tersebut adalah investasi di bidang pendidikan. Mengembangkan sekolah-sekolah yang sudah ada, mendirikan sekolah baru, termasuk mendirikan lembaga pendidikan nonformal,” katanya.

Pemko, lanjutnya, sangat menyadari harumnya dunia pendidikan di Kota Padang Panjang, tidak hanya disebabkan sekolah umum dan sekolah agama milik pemerintah. Namun, sebagian besar disebabkan hadirnya sekolah swasta yang menjamur.

“Potensi ini masih ada. Baik potensi pengembangan sekolah yang sudah ada, maupun potensi mendirikan sekolah baru,” ujarnya.

Dengan memperhatikan fenomena tersebut, salah satu kebijakan Pemko melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), mendorong dan meningkatkan pembinaan investasi di bidang pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.